Kali ini hujan menjadi jebakan yang tidak menyenangkan bagiku.
Get link
Facebook
X
Pinterest
Email
Other Apps
Comments
Popular posts from this blog
-
Yogyakarta Post Office The Great Post Office building in the Dutch colonial period was named Post, Telegraaf en Telefoon Kantoor . The building was designed by the Department of Public Works of the Dutch East Indies government, namely Burgerlijke Openbare Werken (BOW) in 1910 and began construction in 1912. From the first time it was built until now, this building functions as a post office. The condition is still well maintained. This building has an indis pattern. The characteristics of the indis building that appear at the top of the building are nok acretorie (peak in the corner of the roof) and lucarne (small window on the slope of the roof). Lucarne functions as a decoration and ventilation for air flow inside the roof space (Sumalyo, 1993: 231). This building also has a peculiarity in openings that are in its facade. There are two types of openings in the post office, namely rectangular openings and semicircular openings...
AMBYAR BARENG NGOPINYASTRO Pembacaan puisi oleh Ali Syafaat Kamu pasti pernah ngerasa ambyar? Selasa malam tepatnya 17 September 2019, Komunitas NGOPINYASTRO yang digawangi orang-orang keren pecinta sastra mengajak aku merasakan keambyaran bareng di warung kopi Bjong. Sekitar pukul 19.00 WIB Bjong sudah sesak oleh pegunjung yang tampak melahap penampil pertama malam itu, sekujur tubuhnya ditutup sarung sambil melantunkan mantra-mantra. Malam Ngopinyastro memang dikenal dengan suguhan menu yang mengenjutkan disetiap bulannya. Terhitung sudah menginjak malam ke-LXVII, siapa saja boleh ikut menyumbang suguhan diatas panggung, mulai dari menu sastra, musik, curhat dan sebagainya. Panggung yang tampak berantakan dengan potongan kertas putih dan sebuah menekin kepala tertancap diatas tiang kecil dengan mie rebus instan dan asap dupa dibagian atasnya semakin menambah rasa ambyar malam itu. Semua itu mewakili keambyaran semua orang yang di wujudkan dengan mie diata...
INKTOBER bjongngopi2019 #inktoberbjong Salam budaya! Kalian mungkin sudah pernah mendengar Inktober atau sekadar membaca dari trending topic di Twitter. Saya sendiri masih sangat asing dengan hal satu ini. Kebetulan saya mendapat notifikasi dari akun Instagram Bjongngopi bahwa beberapa disana akan mengadakan diskusi bersama Richo Nurdini dari Komunitas INDONESIAN SKETCHER dan Ozaques seorang Penggiat seni /Founer AISTHESIS Creative Space . Sesi tanya jawab inktoberbjong Acara yang dikemas secara santuy ini diadakan pada hari senin, 7 Oktober 2019 yang dipandu oleh A.B. Wijaya dan Uwibong. Acara diawali dari perkenalan pemateri, kemudian dilanjut dengan menelisik makna dibalik inktober itu sendiri. Inktober digagas oleh Jake parker. Kalian bisa mencari tahu melalui laman website Jake parker . Jake said, I created Inktober in 2009 as a challenge to improve my inking skills and develop positive drawing habits. It has since grown into a worldwide endeavor with t...
PINANGAN Karya : Anton Pavlovich Chekhov Saduran : Suyatna Anirun ( RUANG TAMU DI RUMAH RADEN RUKMANA KHOLIL) RUKMANA : Eee ... ada orang rupanya. O ... Agus Tubagus, aduh, aduh, aduh ... Sungguh diluar dugaanku. Apa kabar? Baik ... ?? (MEREKA BERSALAMAN). AGUS : Baik, baik, terima kasih, bagaimana dengan Bapak? RUKMANA : Baik, baik. Terima kasih atas doamu, dan seterusnya ... duduklah. Memang tidak baik melupakan tetanggamu, Agus. Ooo, tetapi kenapa kau pakai pakaian resmi-resmian? Jas, sapu tangan dan seterusnya ... ... Kau hendak pergi kemana? AGUS : Oh, tidak Aku hanya akan mengunjungi Pak Rukmana Kholil yang baik. RUKMANA : Lalu mengapa pakai jas segala, seperti pada hari lebaran saja. AGUS : Begini soalnya. (MEMEGANG TANGANNYA SENDIRI) Aku mengunjungi Pak Rukmana Kholil yang baik, karena ada satu permintaan. Sudah lebih satu kali aku merasa sangat beruntung telah mendapatkan pertolongan dari Bapak yang selalu boleh dikatakan ..., tapi aku, aku begitu gug...
TARI BURAT BALI Kali pertama kembali upload setelah menjalani 2019 dengan penuh brainstorming. Kirana memilih tari burat bali pada acara Menuju Bulan yang diabadikan oleh fotografer andalan samping rumah . Selamat datang dicatatanku.
Comments
Post a Comment